Syarat Pembangunan Kolam Renang Umum

Pembangunan Kolam Renang
FOTO : Kolam Renang Olimpic
SYARAT PEMBANGUNAN KOLAM RENANG UMUM 

1. Letak kolam renang
  • Terletak di tempat yang strategis, yaitu mudah dicapai dengan jalan kaki, ataupun kendaraan umum/pribadi 
  • Bangunan kolam harus dapat melindungi air kolam dari tiupan angin kencang yang membawa debu atau daun-daunan.
  • Wilayah dari kolam renang harus dipagar setinggi minimal 1,80 meter dan tidak mudah dipanjat.
  • Kolam renang harus bebas dari daun-daunan yang menggelantung di atasnya.
2. Ukuran Kolam Renang
Ukuran kolam renang erat hubungannya dengan perkiraan daya tampung kolam renang terhadap pengunjung.
  1. Untuk pemandian umum yang besar, data untuk experted loading mungkin dapat diperoleh dari kolam renang lain pada area yang sama, atau melakukan survey khusus. Diperkirakan untuk kota berpenduduk dibawah 30.000 orang jumlah pengunjung maksimal setiap harinya di kolam renang antara 5-10 % dari populasi. 
  2. Batas jumlah perenang menurut APHA
  • Diving area (daerah penyelaman)Batas maksimum 2 perenang untuk radius 10 ft dari masing-masing papan loncat
  • Swimming area (daerah perenang)Mempunyai kedalaman lebih dari 5 ft dan terletak di luar dari daerah penyelaman
  • Non swimming area (bukan daerah untuk berenang)Untuk kolam renang yang besar 60-80 , dari luas kolam digunakan untuk non swimming area
3. Penyediaan air kolam renang
  • Kualitas air kolam harus memenuh syarat fisika, kimia, dan mikrobiologis sesuai dengan peraturan menteri Kesehatan Nomor : 416/Menkes/Per/IX/-1990 tanggal 3 September 1990. 
  • Jumlah air didalam mencukupi 
  • System penyediaan air dalam kolam dilakukan secara saniter yang terlindung dari bahaya kontaminasi pada 
  • Air penambah (Make up Water) harus dialirkan lewat “Vacuun Breaker” untuk mencegah Backsiphonage”
4. Konstruksi kolam
  • Kolam harus dibuat dari bahan yang kuat, rapat air, keras dan licin, baik untuk lantai ataupun dinding. 
  • Dinding dan lantai harus berwarna terang ntuk menjaga keselamatan dan agar lebh seniter 
  • Setiap pertemuan dua dinding atau sudut membentuk bulatan agar mudah dibersihkan.
5. Bentuk kolam dan dasar kolam
  • Lubang pengurasan harus terletak di tempat erdalam 
  • Kemringan dari lantai kolam tidak boleh lebih dari 1 inc per ft. jika kedalaman air kurang 51/2 ft dan tidak boleh ada perubahan kemiringan lantai yang tiba-tiba. Pada kolam renang dengan panjang kurang dari 50 ft, rata-rata kemiringan akan menurun menjadi 11/2 inch per ft. 
  • Dinding kolam harus benar-benar vertical dan melengkung dengan pertemuan dengan lantai dasar
6. Tempat berjalan Perenang
  • Sekeliling kolam tersebut harus ada tempat berjalan (pool duck area) yang lebarnya minimum 1,5 meter 
  • Tempat berjalan tersebut harus punya kemiringan sebesar ¼ inch per foot dan dilengkapi dengan lubang pengering lantai satu buah untuk setiap 100 ft2 luas permukaan
7. Pemasukan Air (Return Water Inlets)
  1. Air masuk harus diatur disesuaikan dengan luas kolam sehingga dapat didistribusikan secara merata 
  2. Jumlah dan letak lubang inlets
    • Semua lubang inlet terletak pada kedalaman 10-15 inch dibawah saluran kelebihan untuk mencegah hlangnya desinfektan 
    • Rata-rata aliran air yang melewati berbegai ukuran inlets tidak boleh lebih dari ukuran yang dibawah ini :Ukuran pipa inlet (inch) 1” 1 ¼ 11/2 dan 2”
      Rata – rata aliran (gpm)
8. Pipa pengeluaran air (Water Outlets)
  1. Pipa pembuangan umumnya dihubungkan dengan pompa, penyedot agar air cepat keluar 
  2. Diusahakan air kolam dalam waktu 6 jam telah berkuras habis 
  3. Apabila lebar kolam lebih dari 7 meter perlu penambahan saluran pipa pengeluaran air 
  4. Diusahakan agar jangan terjadi vortex (pusaran) pada saat pembuangan air keluar, dengan jalan pada ujung pipa pembuangan ditutup dengan terali besi untuk menghindari kecelakaan 
  5. Dilarang pipa pembuangan saluran ini langsung dihubungkan air kotor kotamadya 
  6. Letak outlet minimal 25 cm dari dinding kolam renang 
  7. Jarak antara satu outlet dengan yang lainnya tidak boleh lebih dari 50 cm
9. Penerangan
Untuk kolam renang digunakan cahaya dari alam (natural lighting) dan cahaya buatan (artificial lighting) dengan syarat sbb :
  • Pencahayaan alam, untuk indoor pool tidak boleh ada jendela tapi cukup lubang angin /ventilasi dengan ketinggian 7 ft diatas lantai ruangan agar dapat mengurangi cahaya yang dipantulkan oleh permukaan air kolam. Pencahayaan yang baik dengan menggunakan sinar difus berasal ari ata karena sedikit sekali menimbulkan pantulan pada permukaan air kolam. 
  • Pencahayaan buatan, kuat penerangannya tergantng dari penggunaannya.
10. Saluran pembuangan keliling kolam scum gutters)
  • Saluran ini berguna untuk menbersihkan permukaan air dan sirkulasi 
  • Saluran buangan harus dibangun mengelilingi kolam renang dengan ketinggian yang sama 
  • Kedalaman dari saluran ini sekitar 2-3 inch agar dapat dimanfaatkan untuk pegangan perenang 
  • Lubang pematusan saluran kelilng (gutter drain) di anjurkan berbentuk tegak lurus untuk mencegah penyumbatan
11. Pipa penyambung untuk penyiraman
  • Sambungan pipa penyiraman dengan ukuran sambungan ¾ inch pada tempat berjalan perenang (pool deck area) digunakanuntuk penyiraman dan pembersihan 
  • Tekanan air untuk pipa penyiraman minimal 20 lb/psi. 
  • Pipa penyiraman sebaiknya dihubungkan dengan vacuum breaker untuk mencegah terjadinya air tercemar kedalam air bersih).
12. Tangga kolam
  • Tangga kolam di pasang tegak lurus dengan jarak dari dinding kolam antara 3-6 inch dan dilengkapi dengan pegangan tangan (hand rail) 
  • Penempatan tangga pada divig area dekat papan loncat dan di ujung kolam dari swimming.
13. Papan peloncat
  • Tinggi papan loncat haruslah disesuaikan dengan dalamnya kolam, dengan ketentuan sbb :Tingginya papan peloncat diatas permukaan air Dalamnya kolam renang
    1 – 4 ft 10 ft
    4 – 10 ft 12 ft
    Diatas 10 ft 15 – 18 ft
    Dasar kolam haruslah miring dan bukan datar karena untuk keperluan….
  • Jarak papan peloncat satu dengan yang lain diantaranya minimal 12 ft (3,5 m) 
  • Ukuran papan peloncat adalah panjang 16 ft (+- 5 m) dan lebar (+- 50 cm)
14. Panjang kolam
  • Untuk satu lifeguard dapat memelihara kawasan seluas +_ 2000 ft2 luas permukaan kolam. Jika kolam renang mempunyai lebih dari satu lifeguard, lmaka tempat mereka bertugas saling berlawanan.
15. Peralatan disinfeksi
  1. Bahan disinfeksi :
    • Gas cholr dengan konsentrasi 100 % 
    • Calcium hypochlorite dengan konsentrasi 70 % beberntuk tepung (powder) 
    • Kalium hypochlorite dengan konsentrasi 4-12 % berbetuk cairan
  • Peralatan disinfeksi : 
  • Chlorinator 
  • Ruangan untuk meletakkan chlorine terpisah dengan jendela yang cukup untuk memudahkan observasi dari luar oleh petugas tanpa harus masuk kedalamnya. 
  • Cara disinfeksiBila menggunakan gas chlorine (bebrbentuk cair dalam tabung) mempunyai kekuatan 100 % chlor bebas, untuk sebuah chlorinator dengan kemampuan 1 lb gas chlor setiap hari digunakan pada indoor pool dengan volume air 10.000 gallon. Sedangkan untuk outdoor pool 5000 gallon air kolam
  • Harus ada operator khusus untuk desinfeksi ini.

Contact Person :
Hans
Hp. +62 852 35 741 638
WhatsApp. +62 852 35 741 638
Pin BB 2B98FB6B